Kali ini saya akan membahas mengenai Twitter, dan yang saya bahas kali ini adalah agar Tweet kita disukai oleh banyak orang.
tweet yang disukai adalah yang menyajikan informasi,
mempromosikan karya diri (seperti link ke blog kita) atau yang bertanya ke
follower. Sedangkan tweet berisi percakapan antar teman, mendeskripsikan mood
atau keadaan, serta bernada negatif adalah jenis tweet yang paling tidak
disuka.
Nah disini saya merekomendasikan
beberapa hal agar tweet kita disukai para follower kita :
1. Berita lama adalah berita basi. Karakter Twitter yang menyajikan
informasi secara real-time membuat sebuah berita menjadi gampang basi. Orang
bahkan bisa menjadi bosan terhadap berita yang sebenarnya baru namun telah
mereka dapatkan berulang-ulang dari berbagai akun.
2. Kontribusi ke Cerita. Tambahkan cerita, opini, atau
data tambahan sebelum mengirim link atau me-retweet.
3. Yang pendek. Follower cenderung menyukai tweet yang
pendek. Tweet pendek juga membuka kesempatan mereka menambahkan komentar.
4. Batasi Sintax. Penggunaan #hashtag dan @mention yang
berlebihan membuat tweet terkadang susahdibaca. Namun penggunaan sintax akan
sangat berguna jika digunakan dengan tepat, seperti saat bertanya ke follower.
5. Sediakan Konteks. Sebuah tweet berisi foto paling
indah pun dirasa garing tanpa menyediakan konteks. Jadi berikan
komentar/informasi saat menyajikan link.
6. Jangan cengeng. Sentimen negatif dan keluhan selalu
tidak disukai.
7. Sedikit Menggoda. Organisasi, blogger, atau situs
berita yang ingin membuat follower mengklik link yang mereka sediakan harus
memberi tweet yang "menggoda". Jangan sajikan semua informasi di dalam tweet.
8. Untuk Public Figure. Tweet yang disukai adalah yang
menyajikan informasi dari dalam terhadap bidang yang mereka geluti. Tweet
berisi gosip atau detail keseharian cenderung tidak disukai.
Nah, siap memberi tweet yang berkualitas?
0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan Anda Berkomentar Di Blog Ini, Komentar Anda Sangat Membantu Untuk Blog Ini Menjadi Maju dan Bisa Di Cintai oleh Pengunjung.